1. Petunjuk Penanganan & Penggunaan yang Aman
① Penyimpanan & Transportasi
✔ Kondisi Penyimpanan:
Simpan di tempat yang sejuk, kering,-berventilasi baik, jauh dari sumber panas.
Gunakan wadah baja karbon atau baja tahan karat (hindari tembaga/kuningan untuk mencegah korosi).
Jaga tekanan di bawah 10 bar (untuk penyimpanan gas cair).
✔ Transportasi:
Transportasi dalam silinder bertekanan yang disetujui DOT/UN-(UN1055).
Kontainer diarde untuk mencegah penumpukan listrik statis.
Beri label dengan jelas: "Gas Mudah Terbakar – Isobutilena".
② Alat Pelindung Diri (APD)
✔ APD Wajib Penanganan :
Sarung tangan-tahan api & pakaian (peringkat NFPA 70E-).
Kacamata pengaman/pelindung wajah (-tahan bahan kimia).
Alat bantu pernapasan-mandiri (SCBA) jika terjadi kebocoran.
③ Pedoman Operasional
✔ Deteksi & Ventilasi Kebocoran:
Gunakan detektor gas untuk pemantauan (LEL: 1,8–9,6% vol).
Pastikan sistem ventilasi{0}}tahan ledakan di area tertutup.
✔ Prosedur Transfer & Pengisian:
Gunakan sistem-loop tertutup untuk menghindari paparan udara.
Bersihkan saluran dengan nitrogen (N₂) sebelum/sesudah transfer.
2. Kesalahan & Risiko Pengoperasian Umum
❌ Kesalahan 1: Kondisi Penyimpanan Tidak Tepat
Risiko: Kebocoran, ledakan (penyalaan otomatis pada suhu 465 derajat ).
Tindakan perbaikan:
Jangan pernah menyimpan di dekat oksidator (O₂, Cl₂, HNO₃).
Jaga suhu di bawah 50 derajat (mencegah-tekanan berlebih).
❌ Kesalahan 2: Mengabaikan Pembersihan Inert
Resiko: Pembentukan peroksida yang mudah meledak (jika terkena udara).
Tindakan perbaikan:
Selalu bersihkan dengan N₂ sebelum membuka wadah.
❌ Kesalahan 3: Menggunakan Bahan yang Salah
Risiko: Korosi (misalnya paduan tembaga → asetilida).
Tindakan perbaikan:
Gunakan hanya katup & pipa baja tahan karat/baja karbon.
❌ Kesalahan 4: APD Tidak Memadai Saat Kebocoran
Risiko: Radang dingin (akibat ekspansi gas yang cepat) atau bahaya penghirupan.
Tindakan perbaikan:
Evakuasi area → Gunakan SCBA untuk penyelamatan.
❌ Kesalahan 5: Kesalahan Penanganan Reaksi Polimerisasi
Risiko: Reaksi eksotermik yang tidak terkontrol (misalnya produksi PIB).
Tindakan perbaikan:
Gunakan inhibitor (TBC, MEHQ) selama penyimpanan.
Pantau suhu/tekanan dalam reaktor.
3. Prosedur Tanggap Darurat
🔥 Respon Bahaya Kebakaran
✔ Agen Pemadam Kebakaran:
CO₂, bubuk kimia kering (hindari pancaran air → menyebarkan api).
✔ Catatan Khusus:
JANGAN padam jika kebocoran tidak terkendali (risiko penyalaan kembali).
🚨 Respon Kebocoran/Tumpahan
✔ Kebocoran Kecil:
Ventilasi area → Tutupi dengan pasir kering/vermikulit.
✔ Kebocoran Besar:
Evakuasi → Hubungi tim HAZMAT (gunakan semprotan air untuk membubarkan uap).
⚠️ Tindakan Pertolongan Pertama
✔ Penghirupan:
Pindah ke udara segar → Berikan oksigen jika sulit bernapas.
✔ Kontak Kulit:
Bilas dengan air (15+ menit) → Obati radang dingin dengan air hangat.
4. Kepatuhan terhadap Peraturan
✔ OSHA (AS): PEL 100 ppm (TWA 8 jam).
✔ REACH UE: Diklasifikasikan sebagai Gas Mudah Terbakar (F+), R12.
✔ Peringkat NFPA:
Kesehatan (1), Mudah terbakar (4), Ketidakstabilan (1).
Poin Penting untuk Operasi yang Aman
✅ Selalu bersihkan sistem dengan N₂ sebelum pemeliharaan.
✅ Pantau kebocoran dengan detektor gas.
✅ Jangan pernah bercampur dengan oksidator → Risiko reaksi hebat.
Tag populer: Pengiriman Silinder Isobutilena Cina Dalam Persediaan, Cina Pengiriman Silinder Isobutilena Cina Dalam Persediaan produsen, pemasok, pabrik, 2-metilpropenIsobutylene cas 115 11 7Gas isobutylene








